1 2 3 4 5 6

Gambar  —  Posted: April 1, 2014 in Uncategorized
Tag:, ,

This is my old bow, was made from wood fro the riser and PVC for the limbs.
But now, it is broken, so I made my new bow, which the video is before this post.

Video  —  Posted: November 3, 2013 in Archery
Tag:, ,

This video explain how I made my own recurve bow.

Video  —  Posted: Oktober 31, 2013 in Archery
Tag:, , ,

Kitchen Table

First and Successful Kitchen Table Creation.

Gambar  —  Posted: Oktober 17, 2013 in Creation
Tag:

Hola amigos…

Kali ini saya akan berbagi kisah dan pengalaman ketika berlibur ke Kepulauan Seribu, tepatnya di Pulau Harapan.

Semua ini berawal dari keputusan saya dan istri untuk tidak mudik di saat lebaran, dan untuk mengisi kekosongan liburan sesudah lebaran, kami memutuskan untuk jalan2 sekaligus honeymoon ke Pulau Harapan. Dari hasil googling dan tanya2 temen kantor yang sudah pernah kesana, dapatlah info bagaimana kesananya dari Cikarang. Dan perjalanan kali ini kami berniat tidak ikut paketan seperti pada umumnya.

Lokasinya Gan

Lokasinya Gan

Hari pertama

Kami berangkat dari rumah hari Jumat 9 Agustus 2013 jam 15.30. Sampe di tempat penitipan sepeda motor jam 16.00. Kami titip motor di dekat tol karena penitipan di Jababeka udah penuh banget, bahkan sampe memakan jalanan, waw banget pokoknya. Beberapa saat kemudian datanglah bis AC121 yang akan mengantar kami menuju Blok M, dan ternyata kami satu bis dengan sepasang Maho, ribut banget suara dan tingkah laku mereka, kami jadi merasa risih banget, ga bisa tidur pula. :-s . Kami turun di komdak bawah sekitar jam 17.00, dan langsung lanjut naik busway menuju Kota dan turun di Harmoni. Dari situ lanjut busway lagi jurusan Ancol, sampe sana jam 17.50 an.

Kenapa kami menuju Ancol? karena dari informasi yang kami dapat, kapal yang menuju ke pulau seribu bisa dinaiki dari 2 tempat, yaitu dari Muara Angke dan dari Marina Ancol. Karena akses yang lebih mudah dari Cikarang, kami memilih Ancol.

Sesampai Ancol, istri saya pengen beli topi pantai, oke kami langsung beli, setelah tawar menawar dapatlah sebuah topi unyu dengan harga 30 ribu, lalu kami shalat maghrib dulu. Sesudah itu kami naik bis Wara-wiri(bis fasilitas dari Ancol buat keliling2 Ancol gratis) menuju ke Marina bay. Sampe sana lihat2 dermaga yang ada dan nyari loket pembelian karcis kapal. Berdasarkan info yang didapat, loket dan tempat pemberangkatan ke pulau harapan ada di dermaga 15. Tapi ternyata disana tidak ada apa2, hanya ada kapal2 yang diparkir. Jam 19.00an kami memutuskan untuk shalat isya terlebih dahulu sebelum melanjutkan pencarian loket.

Sesudah shalat isya, kami makan di warung sebelah musholla, karena hanya warung itu yang kami lihat. Kami pesan 2 Nasi goreng dan 1 botol air mineral, habis 23.000. Setelah itu kami melanjutkan pencarian loket. Setelah berjalan2 agak lama, dan tak kunjung membuahkan hasil, kami memutuskan bertanya ke satpam yang ada di sekitaran marina. Jawaban satpam ga memuaskan sama sekali. Lalu datanglah satu satpam lagi. Dia bilang kalo mau ke harapan, besok pagi ada, tiketnya harganya 150rb sekali jalan, kalo PP 300rb. Madafaka. Padahal dari info yang kami dapat, harga tiket ke Harapan hanya 37rb per orang. Si satpam lalu mengirim sms ke seseorang, dan menanyakan nomer hp saya. Katanya “ntr kalo ditelp orangnya, bilang dari saya”. Rupa2nya si satpam semacam merangkap sebagai calo juga. Hadew.. Akhirnya kami pergi dari tempat satpam.

Dari omongan satpam, mereka menyebut2 ada tempat loket di dermaga 6, berangkatlah kami kesana. Dan benar, disana memang ada tempat yang nampak seperti loket, tapi tidak ada tulisan apapun. Di meja sekitar loket, ada beberapa brosur. Setelah dibaca2, ternyata isinya daftar harga kapal2 mewah. Paling murah memang harganya 150rb. Disitu ada beberapa orang, dan sepertinya calo juga. Huft..

Kami kembali ke musholla untuk istirahat, susun strategi dan tidur. Oia, ini kami memang berniat tidur di Ancol, karena loket dibuka jam 6. Karena kendaraan umum dari cikarang terbatas, kami memilih untuk berangkat sore dan menginap disana.

Kami berpikir keras, memikirkan strategi jikalau terjadi worst case, yaitu kapal Kerapu/Lumba2 yang kami cari memang tidak ada di Ancol. Kami tanya2 juga ke temen yang pernah naik kapal Kerapu dari Ancol. Dan memang dulu dia benar2 naik kapal itu di Ancol. Ciri2 loket yang diberikan juga mirip dengan loket yang ada di dermaga 6. Dengan sedikit tenang, kamipun tidur, seadanya. Untunglah istri saya mau diajak bergembel2 ria..😀

Jam 03.30 kami bangun, cuci muka, dan langsung menuju dermaga 6, berharap akan ada orang yang sudah bikin antrian. Kenyataannya : KOSONG! Sekitar 04.25 ada orang datang, tanya apakah bisa ke pulau Tidung dari sana. Kami pun tak tau. Lalu mereka bertanya ke orang2 yang ada di sekitar loket, kami pun ikut mendengarkan. Dari situ kami akhirnya mengetahui satu hal yang pasti : KM KERAPU & KM LUMBA2 SUDAH TIDAK BEROPERASI LAGI DI ANCOL! Semua dipindah ke Muara Angke. Hancurlah harapan kami.

Tapi tentu saja kami tidak menyerah begitu saja, sudah cukup jauh perjalanan kami, tidak mungkin kami pulang dengan tangan kosong (ya iya lah, berangkatnya aja udah bawa backpack, masa pulang tangan kosong.. ^-^v). Lalu kami mencari taksi menuju Angke, tapi shalat subuh dulu donk dan berdo’a semoga semuanya lancar.

Beberapa taksi ga jelas lewat, tapi agak jauh dari tempat kami jalan. Akhirnya muncul taksi Pusaka. Pak taksi minta 75rb, kami menawar 50rb, katanya ga bisa karena untuk masuk Ancol dia harus bayar juga, akhirnya deal di 60rb. Yeaaahhhh! Akhirnya meluncur ke Muara Angke. Sampe sana ternyata tempatnya ga jelas, disuruh pak taksi ngikut orang depan, kita ngikut deh. Pas ngikutin ketemu segerombolan muda-mudi yang sepertinya mau liburan juga, karena mereka lambat akhirnya kami dahului saja, nah pas mendahului mereka, salah satu dari mereka panggil2 “Bang2!” beberapa kali, karena saya tidak merasa di panggil saya diam saja, eh ternyata terus panggil2 akhirnya saya noleh, “Mau kemana bang?” dengan nada orang mabok. “Pulau Harapan bang…” jawab ane. Terus dia ngomong ngelantur, dia bilang mereka juga mo kesana, ngajakin main bola ntar di sana, bla bla bla. Who cares? kami tinggal saja mereka, kami lanjutkan ngikutin orang di depan tadi. Hadew, ada2 aja cobaannya. Akhirnya ketemu deh sama kapalnya, KM Dolphin namanya, dan masih sepi kapalnya. KM kerapu dan Lumba2 adanya di pelabuhan Kali Adem(pelabuhan barunya Muara Angke), tapi berhubung kami ga tau, yasudlah ikut yang ini aja. Alhamdulillah, setidaknya sudah bisa dipastikan kami akan berangkat ke pulau harapan.

CIMG2506

Bentuk Kapalnya Kira-Kira Seperti Ini Gan

CIMG2508

Kondisi Di Dalam Kapal

CIMG2537

Nama Armadanya Gan

Jam 07.20 kapal berangkat. Kapalnya penuh banget. Jam 10 lebih, mampir di pulau pramuka buat nurunin penumpang. Perjalanan di kapal harusnya sekitar 3jam-an, tapi berhubung harus menyeret kapal yang mogok, maka sampe di pulau harapan jam 11 lebih. Sampe pulau disambut oleh Pak Asmawi, panggilannya pak Wawi, pemilik penginapan. Langsung menuju penginapan, diantar oleh asistennya. Dari sini rasa senang mulai muncul kembali.

Menyeret Kapal Lain yang Lagi Mogok

Menyeret Kapal Lain yang Lagi Mogok

CIMG2536

Dermaga Pulau Harapan

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Bentuk Home Stay nya Gan

Penginapannya berbentuk homestay satu rumah. Ada satu kamar, tapi ada 2 dua kasur besar. 1 di dalam kamar, 1 diluar kamar (semacam ruang tamu). Kalo buat 2 orang rumah ini kebesaran. Setelah masuk rumah kami langsung istirahat dan makan. Jam 2 berencana jalan2, ternyata pas lagi mandi airnya mati. Jadinya molor jam 2.45 baru berangkat. Jalan2 deh keliling pulau dan berharap bakal ketemu pantai berpasir. Dan ternyata tidak ada satupun pantai berpasir di Pulau Harapan. Kecewa!!! Balik ke penginapan jam 4.30. Dilanjut asharan, trs foto2 sunset dan istirahat. Untung dapet foto2 sunset yg bagus, sedikit membahagiakan. Yeahhhh!!!!

CIMG2548

Kasihan Istri Saya, Kecewa Karena Ga Ada Pantai di Pulau Ini

SAMSUNG CAMERA PICTURES

Foto Sunset Pertama

Foto Sunset Kedua

Foto Sunset Kedua

Habis maghrib, dapat makan lagi. Karena kecewa dengan keadaan pulau harapan, kami mencoba tanya2 ke pak Wawi tentang paketan yang ada. Tanya2 harga kalo ga ikut paketan berapa. Ternyata sama2 mahal. Paketan 2D1N untuk 2 orang adalah 550rb/orang. Untuk 3D2N untuk 2 orang adalah 1jt/orang. Sedangkan kalo ga paketan, penginapan 450rb/malam, sewa kapal keliling pulau 300rb. Dan memang, kalo mau liburan murah ke pulau seribu, harus rame2, jadi biaya penginapan dan sewa kapal bisa dibagi banyak orang. Dan kami memutuskan untuk ikut paketan di hari kedua dan ketiga. Tidur deh jam 9an setelah jalan2 bentar ke taman dan bikin foto2 lucu. Hihihi.

Foto Lucu

Foto Lucu

Foto Lucu

Foto Lucu

Hari Kedua

Dengan semangat 45 kami bangun jam 5.15, shalat subuh dan langsung jalan2 nyari sunrise sampe 6.15. Balik ke penginapan dan siap2 buat mulai petualangan hari ini, tidak lupa juga pake sunblock terutama muka, tangan dan kaki, tapi beda ya sunblock-nya muka dan badan. Kami menuju kapal jam 07.10. Kami diantar oleh 2 orang, Pak Musa dan Pak Jamal. Jam 07.30 baru berangkat. Yeahhh!! Ini nih baru namanya liburan. Beberapa saat kemudian kami sampai di lokasi snorkeling, sekitaran Pulau Macan. Yeaaahhh! Pertama kali snorkeling, seru. Karangnya masih bagus, airnya jernih pula. O iya, kalo ikut paketan ada fasilitas foto dalam air juga (underwater), jadi bisa foto2 sesukanya, bisa minta difotoin juga sama guidenya, mantablah pokoknya. Saran saya sih kalo snorkeling ga usah pake pelampung biar bisa masuk ke air, tapi itupun kalo udah bisa renang, kalo belum bisa ya pake aja, takut kalo tenggelam. Wkwkwkwk. Puas dengan bersnorkeling, kami diajak berpindah ke pulau lain.

Sunrise

Sunrise

Rute Perjalanan Ke Pulau-Pulau

Rute Perjalanan Ke Pulau-Pulau

Snorkeling

Snorkeling

Snorkeling

Snorkeling

Pulau kedua yang dikunjungi adalah Pulau Gosong. Pulau ini berbeda dengan pulau yang lain, pulau ini hanya berisi hamparan pasir, tidak ada pohon, tidak ada rumah, hanya ada hamparan pasir yang tidak begitu luas. Pulau ini pernah dipake buat video klipnya JKT48 yang dijadikan iklan Pocari Sweet. Di pulau ini kami bisa berenang2 sesuka hati, bisa liat ikan2 yang wira wiri, bisa ngasih makan juga. Dan sesuai dengan namanya, pulau ini bisa bikin anda gosong beneran.😀

Bermain di Pulau Gosong

Bermain di Pulau Gosong

Bening Euy!

Bening Euy!

Puas maen air dan sudah gosong, kami beranjak ke pulau berikutnya yaitu Pulau Perak. Isoma dari jam 11.30 sampe 12.30. Lumayan juga pulaunya, pasir dan pantai lumayan bersih, di sini terdapat sumber air tawar yang bisa dipake buat mandi, kamipun mandi, bersih2 dan ganti baju di pulau ini. Ada juga beberapa orang yang camping di sini. Banyak ayunan juga. Istri saya suka sekali kalo diajak ayunan.

Dermaga Pulau Perak

Dermaga Pulau Perak

Main Ayunan

Main Ayunan

Main Ayunan

Main Ayunan

Lanjut ke pulau berikutnya, yaitu Pulau Bira Besar. Dari jauh bagus, agak besar pulaunya. Setelah masuk, kami baru tau kalo di pulau itu banyak rumah2 yang sejenis Vila. Bentuknya sih sama semua. Beberapa rumah ada penghuninya, biasanya sekeluarga besar gitu. Berkeliling bentar, dan kami menemukan tempat yang cocok buat ‘santai kayak di pantai’. Berasa di surga dunia lah pokoknya. Tiduran di pasir, sejuk, dan hanya terdengar suara ombak. Dan tidak lupa, kami bikin foto panorama, jadi lah kami punya kembaran dalam satu foto. Kayak gini nih hasilnya, hahaha.

Kembar Dua

Kembar Dua

Kembar Tiga

Kembar Tiga

Jam 14.45 kami berangkat ke pulau Bulat, karena memang tujuannya mau cari sunset. Hati2 di pulau ini, ada bapak2 tua yang katanya suka malak tamu. Kemaren kami sempet dipalak 20rb, untunglah ada Pak Musa dan Pak Jamal yang menyelamatkan kami. Karena sunsetnya masih lama, kami bikin istana pasir dulu deh, soalnya dari kemaren2 istri saya ngebet banget pengen dibikinin istana pasir, setelah istana pasir jadi tak lupa kami foto2 dulu, biar ada kenangannya gitu, habis itu kami hancurin istananya biar ga dipake orang lain foto2 juga, wakakakakak. Waktu sudah menunjukkan pukul 17.45, saatnya hunting foto2 sunset, sayang sunsetnya kurang greget, kehalang awan. Tapi gapapa lah, kegiatan seharian ini sudah sangat membahagiakan. Setelah matahari hilang, kami balik ke pulau harapan.

Bikin Istana Pasir

Bikin Istana Pasir

Bikin Istana Pasir

Bikin Istana Pasir

Jadilah Istana Pasir

Jadilah Istana Pasir

Sunset di Pulau Bulat

Sunset di Pulau Bulat

Sampe penginapan ya maghriban, mandi, makan, istirahat. Oia, di sini kalo ikut paketan, makan udah ga perlu bayar lagi, jadi begitu datang dari maen, makanan ikut dateng juga. Kalo ga ikut paketan, 1 kali makan 25rb. Itu udah lebih2 kalo buat dimakan berdua. Pas nego2 sih katanya 20rb/orang/makan. Tapi ga tau deh, kq mendadak berubah harga, tapi menguntungkan sih berubahnya, hehe. Beberapa saat kemudian Pak Jamal ke penginapan, nanyain, barbequean pake cumi mau apa nggak. Normalnya sih BBQnya pake ikan laut, tapi berhubung lagi musim lebaran stok ikan habis, digantilah dengan cumi. Yeaahhh! lebih enak kalo menurut kami, dua ekor cumi yang ukurannya lumayan gedepun dibakar bersama, alhasil kami tidak sanggup menghabiskannya, sisa satu potong, maaf ya cumi =)). Setelah capek makan ya tidur.😀

Bakar Cumi Bareng Pak Jamal dan Pak Musa, serta Satriyo, Anak Pak Musa

Bakar Cumi Bareng Pak Jamal dan Pak Musa, serta Satriyo, Anak Pak Musa

Hari Ketiga

Habis bersenang2 di hari sebelumnya, di hari ketiga ini kita agak santai. Tapi kata istri Pak Wawi (namanya Bu Masunah), jam 10 udah harus udah siap di penginapan, dan harus segera ke dermaga, antri duluan biar dapet tempat yang enak di kapal. Jadwal kapal ke Jakarta sih sebenernya jam 12, tapi dianjurkan ngejip tempat dulu, soalnya kalo lagi banyak penumpang sering berangkat sebelum jam 12.

Jam setengah 8 kami berangkat ke Kelapa Dua, ke penangkaran Penyu sisik. Ga lama sih disananya, cuma liat2, pegang2 penyu dan foto2doank. Jam 8.15 udah balik ke Harapan.

Penangkaran Penyu Sisik

Penangkaran Penyu Sisik

Penyu Sisik

Penyu Sisik

Penyu Sisik

Penyu Sisik

Penyu Sisik

Penyu Sisik

 

Penangkaran Penyu Sisik

Penangkaran Penyu Sisik

Santai2 lah di penginapan, terus cari sarapan. Enak lah makan mie di pinggir pantai itu. Habis sarapan, kita balik penginapan, packing, dan mandi (lagi2 airnya mati). Jam 10.15 check out, pamit ke orang2 penginapan dan menuju dermaga. Nunggu kapal sampe jam 11.00, masuk kapal dan ketemu pak Wawi disana yang ngasih tiket. Cari tempat yang pewe buat tidur,hahaha.. Sambil nungguin kapalnya berangkat, bikin catatan perjalanan ini deh. Kapal berangkat 11.45, sampe muara angke jam 3an. Nyari angkot B01 menuju ke shelter busway terdekat yaitu Pluit. Lanjut busway jurusan Tj. Priok, turun halte Stasiun Kota, lanjut ke Blok M. Balik ke cikarang, sampe rumah jam 7 malam. Buset, lama juga ya. Tapi gapapa, no pain no gain, no guts no glory katanya. Cool!
Hikmah dari perjalanan kali ini:

  • Jangan pernah suudzon kepada Allah. Semua cobaan yang ada di perjalanan ini membawa kami ke situasi yang lebih baik atau justru terbaik bagi kami.

Pesan-pesan:

  • Cari info seupdate mungkin kalo mau pergi ke suatu tempat yang belum pernah didatengin, apalagi yang jangkauannya susah.
  • Berdo’a dulu sebelum berangkat, minta dilancarkan dan diberi keselamatan sampai tiba di rumah lagi.
  • Berdo’a setiap sebelum melakukan sesuatu, minimal baca Bismillah buat yang muslim.
  • Tetap jaga sholat dan ibadah wajib lainnya.
  • Kalo pas renang/snorkeling selalu waspada akan adanya bulu babi, lumayan banyak di sana soalnya.
  • Booking tempat nginap dulu gan.
  • Sebaiknya ikut paketan saja, soalnya kalo jalan sendiri alias mbolang, penginapannya aja 450 permalam, makannya 25 ribu permakan, belum lagi musti sewa kapal sendiri seharinya 300 ribu, sewa alat snorkeling sendiri 35 ribu perorang perhari, sewa kamera underwater (kalo belum punya), jasa guide sekitar 100 ribu perhari, kapal dari Muara Angke ke pulau 40 ribu, PP jadi 80 ribu. Kalo paketan, semua sudah include, semakin banyak yang ikut semakin murah.

CP:

  • Pak Wawi 081808418677

Yusuf Abdulloh

This is my name in Arabic

Gambar  —  Posted: Oktober 20, 2011 in Multimedia

After I watch “SUPERNATURAL” TV series, I got an idea about making EMF which can detect some supernatural things like spirit, demon etc. So I looked for the project about EMF at google and I found at this link. This is the photos of mine.

Electromgnetic Field Detector

And this is the schematic and layout.

The Circuit

You can download my schematic and layout in here.
Enjoy!